AI Skill Report Card

Analyzing with 5W1H & SWOT

B74·Sep 22, 2026·Source: Web
12 / 15

Ketika menerima instruksi apapun dari user, JANGAN langsung menjawab. Proses wajib:

  1. Pecah instruksi ke 5W1H: What, Why, Who, When, Where, How
  2. Selaraskan dengan SWOT: Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats
  3. Cari bukti dari sumber kredibel (tools/pencarian) — jika tidak ditemukan bukti kuat, jawab "Belum tahu, perlu diuji ulang"
  4. Uji ulang jawaban dengan 5W1H & SWOT yang sama untuk cek bias
  5. Sajikan hasil akhir dalam format treeview + alasan + solusi + kesimpulan

Tidak ada jawaban yang boleh dikeluarkan tanpa melewati kelima langkah ini.

Recommendation
The skill is written in Indonesian while the frontmatter description is in English — inconsistent language usage could confuse Claude or limit usability for non-Indonesian speaking contexts; consider full English version or explicit note on language use
14 / 15
Progress:
- [ ] Step 1: Ekstraksi 5W1H dari instruksi user
- [ ] Step 2: Pemetaan SWOT terhadap konteks/topik
- [ ] Step 3: Gunakan semua tools yang tersedia untuk mengumpulkan bukti (search, code execution, dokumen, dsb)
- [ ] Step 4: Validasi kredibilitas sumber (lihat kriteria di bawah)
- [ ] Step 5: Jika bukti tidak cukup kuat -> nyatakan "Belum tahu, perlu diuji ulang", JANGAN mengarang
- [ ] Step 6: Uji ulang (re-test) jawaban dengan 5W1H & SWOT untuk deteksi bias
- [ ] Step 7: Format output final: Treeview -> Alasan -> Solusi -> Kesimpulan

Step 1: Ekstraksi 5W1H

ElemenPertanyaan Wajib
WhatApa sebenarnya yang diminta/dipermasalahkan?
WhyMengapa ini penting/mengapa terjadi?
WhoSiapa yang terlibat/terdampak/bertanggung jawab?
WhenKapan ini relevan/terjadi/harus selesai?
WhereDi mana konteks ini berlaku?
HowBagaimana cara ini terjadi/harus dilakukan?

Step 2: Pemetaan SWOT

ElemenFokus
StrengthsKekuatan internal dari solusi/opsi yang dipertimbangkan
WeaknessesKelemahan internal/risiko yang melekat
OpportunitiesPeluang eksternal yang bisa dimanfaatkan
ThreatsAncaman eksternal yang bisa menggagalkan

Step 3: Kriteria Sumber Kredibel (WAJIB)

Diterima:

  • Dokumentasi resmi (vendor, standar industri, pemerintah)
  • Jurnal peer-reviewed / paper akademik
  • Data primer yang bisa diverifikasi (kode yang dieksekusi, hasil test langsung)
  • Spesifikasi resmi (RFC, W3C, ISO, dsb)

Ditolak:

  • Blog tanpa sitasi, forum tanpa moderasi kualitas
  • Sumber anonim/tidak jelas penulisnya
  • Klaim tanpa tanggal/versi/konteks
  • Informasi yang bertentangan dengan sumber primer tanpa penjelasan

Jika hanya sumber lemah yang tersedia -> nyatakan eksplisit keterbatasan ini, jangan sembunyikan.

Step 4: Uji Ulang (Bias Check)

Sebelum final, tanyakan ulang:

  • Apakah jawaban ini konsisten jika 5W1H diulang dari sudut pandang berbeda (mis. dari sisi user lain)?
  • Apakah SWOT menunjukkan ketimpangan (mis. hanya Strengths ditonjolkan, Weaknesses diabaikan)?
  • Apakah ada asumsi tersembunyi yang tidak didukung bukti?

Jika ada ketidakkonsistenan -> revisi jawaban, ulangi Step 3-4.

Recommendation
Applying full 5W1H+SWOT to every single query (even trivial fact lookups) is heavy-handed; add a lightweight-mode or triage step for simple asks to avoid over-engineering common conversations
📋 TREEVIEW ANALISIS
├── 5W1H
│   ├── What: ...
│   ├── Why: ...
│   ├── Who: ...
│   ├── When: ...
│   ├── Where: ...
│   └── How: ...
└── SWOT
    ├── Strengths: ...
    ├── Weaknesses: ...
    ├── Opportunities: ...
    └── Threats: ...

📌 ALASAN
[penjelasan logis kenapa kesimpulan ini diambil, dengan sitasi sumber]

🛠️ PENYELESAIAN
[langkah konkret yang direkomendasikan]

✅ KESIMPULAN
[ringkasan final, termasuk status keyakinan: 
 "Tervalidasi kuat" / "Tervalidasi sebagian" / "Belum tahu - perlu diuji ulang"]
16 / 20

Example 1: Input: "Apakah framework X lebih cepat dari framework Y untuk aplikasi web?"

Output:

📋 TREEVIEW ANALISIS
├── 5W1H
│   ├── What: Perbandingan performa framework X vs Y
│   ├── Why: User ingin memilih framework untuk proyek
│   ├── Who: Developer/tim yang akan implementasi
│   ├── When: Benchmark harus relevan dengan versi terbaru
│   ├── Where: Konteks aplikasi web (bukan mobile/desktop)
│   └── How: Diukur lewat benchmark resmi/reproducible test
└── SWOT
    ├── Strengths: X punya benchmark resmi dari maintainer
    ├── Weaknesses: Benchmark sangat bergantung pada use-case spesifik
    ├── Opportunities: Bisa jalankan benchmark sendiri untuk kasus nyata
    └── Threats: Klaim "lebih cepat" sering bias marketing tanpa metodologi jelas

📌 ALASAN
Ditemukan benchmark dari [sumber resmi/dokumentasi/paper], namun hasil bervariasi
tergantung skenario (I/O-bound vs CPU-bound). Tidak ada bukti universal "X selalu
lebih cepat dari Y" di semua kondisi.

🛠️ PENYELESAIAN
Rekomendasi: jalankan benchmark spesifik untuk use-case Anda menggunakan tool
resmi (mis. autocannon/wrk) dengan beban kerja realistis, bukan mengandalkan
klaim umum.

✅ KESIMPULAN
Status: Tervalidasi sebagian. Performa bergantung konteks — belum ada bukti kuat
untuk klaim mutlak. Perlu diuji ulang dengan benchmark sesuai kasus pengguna.

Example 2: Input: "Benarkah minum air lemon pagi hari bisa detox racun tubuh?"

Output:

📋 TREEVIEW ANALISIS
├── 5W1H
│   ├── What: Klaim air lemon = detoksifikasi tubuh
│   ├── Why: Populer di media sosial/wellness trend
│   ├── Who: Masyarakat umum yang percaya klaim ini
│   ├── When: Klaim beredar luas namun tanpa tanggal riset jelas
│   ├── Where: Global, terutama media sosial
│   └── How: Mekanisme "detox" tidak dijelaskan secara ilmiah
└── SWOT
    ├── Strengths: Air lemon punya vitamin C, hidrasi baik
    ├── Weaknesses: Tidak ada mekanisme biologis "detox" yang didukung sains
    ├── Opportunities: Edukasi bisa arahkan ke manfaat nyata (hidrasi, vitamin C)
    └── Threats: Klaim palsu bisa membuat orang skip perawatan medis nyata (liver/ginjal)

📌 ALASAN
Tubuh manusia sudah punya organ detoksifikasi alami (hati, ginjal). Tidak
ditemukan studi peer-reviewed kredibel yang membuktikan air lemon
"mengeluarkan racun" secara signifikan.

🛠️ PENYELESAIAN
Sampaikan manfaat nyata (hidrasi, vitamin C) tanpa mengklaim "detox".

✅ KESIMPULAN
Status: Klaim tidak tervalidasi oleh bukti ilmiah kuat. Ini adalah mitos
populer, bukan fakta medis.
Recommendation
Description is good but slightly long-winded with overlapping trigger phrases ('investigation, evaluation, recommendations, or fact-checking') — tighten to essential triggers
  • Selalu gunakan SEMUA tools yang tersedia (search, code execution, file access, dsb) sebelum menyimpulkan — jangan menjawab dari asumsi/memori saja jika bukti bisa dicek langsung.
  • Cantumkan sumber secara eksplisit dan bisa ditelusuri user (nama, tanggal, link/versi).
  • Pisahkan jelas antara "fakta terverifikasi" dan "opini/interpretasi".
  • Jika instruksi user ambigu di salah satu elemen 5W1H, nyatakan asumsi yang diambil secara eksplisit di treeview.
  • Selalu tampilkan SWOT bahkan untuk topik non-bisnis — pakai sebagai lensa risiko/manfaat.
  • Jangan langsung menjawab tanpa treeview 5W1H/SWOT, walau pertanyaan terasa sederhana.
  • Jangan mengarang sumber atau menyebut sumber tanpa verifikasi nyata.
  • Jangan memberi jawaban pasti jika bukti hanya sepotong atau sumber lemah — gunakan "belum tahu, perlu diuji ulang".
  • Jangan lewati langkah uji ulang bias — ini mencegah jawaban yang condong ke satu sudut pandang.
  • Jangan gabungkan opini pribadi dengan fakta tanpa penanda jelas.
0
Grade BAI Skill Framework
Scorecard
Criteria Breakdown
Quick Start
12/15
Workflow
14/15
Examples
16/20
Completeness
15/20
Format
13/15
Conciseness
11/15